perlihatkan padaku kita dapat menempuh waktu
tunjukkan padaku kita dapat menentang jarak
yakinkan hatiku dirimu hanya milikku satu
karena demi kamu lah aku menunggu
UKECINTASEME
Jumat, 29 Mei 2009
Rabu, 27 Mei 2009
empty tears...
i have no despairs in you...if you are not
i'm keeping my faith in you...if you still try
i'm not hiding behind you...if you dare..
i ain't giving up for this way i ever choose
if you are not...
unless..you giving up for life you never have..for all yours
i'm keeping my faith in you...if you still try
i'm not hiding behind you...if you dare..
i ain't giving up for this way i ever choose
if you are not...
unless..you giving up for life you never have..for all yours
is this the song?
kumenyulam sepi...dalam hari-hari yang berlalu tanpa dirimu..
mencoba berlari...kejar hati yang tlah pergi bersama dirimu..
akankah semuanya berlalu..kepedihan ini..
hingga kudapat cinta kembali...
sendiri kuharapkan bayangmu menghampiri..
bersama lalu kenangan yang terlewati..
sendiri mencoba lupakan mimpi bahagia..
bersama dirimu...
(do this song fits on you? coz i'm not...)
mencoba berlari...kejar hati yang tlah pergi bersama dirimu..
akankah semuanya berlalu..kepedihan ini..
hingga kudapat cinta kembali...
sendiri kuharapkan bayangmu menghampiri..
bersama lalu kenangan yang terlewati..
sendiri mencoba lupakan mimpi bahagia..
bersama dirimu...
(do this song fits on you? coz i'm not...)
Minggu, 24 Mei 2009
Jumat, 22 Mei 2009
aku harus apa?
apa aku terlalu kejam padamu...
hingga menyiksa dirimu laksana batu
apa aku terlalu mengekangmu...
hingga membuat keadaan menjadi beku
aku hanya inginkan dirimu seperti biasa
saat kutemukan kau dalam bingkai maya
saat bertemu denganmu di pinggir jalan raya
hanya sedikit yang kupinta
bukan penyiksaan hak asasi manusia
aku hanya minta sedikit saja
agar kau menjadi wanita
agar tak kau permainkan cinta
agar kau mau berbagi cerita
agar aku dapat mengerti dalamnya rasa
aku mencintaimu meski posesif
aku mencintaimu meski terlarang
jangan kau deritakan dirimu untukku...
cukup mengerti akan inginku
cukup memahami akan diriku..
dan tanpa menyerah kuselami dirimu
dan kusematkan sekuntum mawar sebagai wangimu
jangan kau deritakan dirimu untukku...
karena aku tak ingin dihambakan
namun hanya ingin didampingkan..
hingga menyiksa dirimu laksana batu
apa aku terlalu mengekangmu...
hingga membuat keadaan menjadi beku
aku hanya inginkan dirimu seperti biasa
saat kutemukan kau dalam bingkai maya
saat bertemu denganmu di pinggir jalan raya
hanya sedikit yang kupinta
bukan penyiksaan hak asasi manusia
aku hanya minta sedikit saja
agar kau menjadi wanita
agar tak kau permainkan cinta
agar kau mau berbagi cerita
agar aku dapat mengerti dalamnya rasa
aku mencintaimu meski posesif
aku mencintaimu meski terlarang
jangan kau deritakan dirimu untukku...
cukup mengerti akan inginku
cukup memahami akan diriku..
dan tanpa menyerah kuselami dirimu
dan kusematkan sekuntum mawar sebagai wangimu
jangan kau deritakan dirimu untukku...
karena aku tak ingin dihambakan
namun hanya ingin didampingkan..
SAKIT
baik.. kamu minta aku percaya kamu
baik.. kamu minta aku tak pandang segala cacat rasa yang ada padaku
tanyakan pada hewan bila tuannya membuangnya diam-diam
lalu tanyakan pada kepercayaan bila rasa telah menipunya..
kamu lelah? kamu merana?
aku merana...aku lelah...
tapi aku tetap berusaha
kamu menyiramku dengan air surga..
lalu meneteskan setitik nila walau tak berbahaya
kau mengerti sakitku?
kau mengerti lelahku menahan suara bangsat-bangsat beretika?
aku tak peduli pada mereka
seberapapun kuatnya hentakan yang kudengar
aku berlalu.. demi bahagiaku..
ini bagian yang tak kamu sadari...
bagian dari sebuah hati yang sudah tergores ratusan luka
bagian dari hati yang menumbuhkan tunas rasa kembali...
TAPI AKU TETAP BERUSAHA
walau lelah, walau tertatih
AKU MEMILIH BERTAHAN
karena harus mempertahankan apa yang kupunya
meski tak tahu ujungnya..
slalu ku ambil kesempatan yang ada
apa yang kamu inginkan?
kamu lelah? ingin menyerah?
baik.. kamu minta aku tak pandang segala cacat rasa yang ada padaku
tanyakan pada hewan bila tuannya membuangnya diam-diam
lalu tanyakan pada kepercayaan bila rasa telah menipunya..
kamu lelah? kamu merana?
aku merana...aku lelah...
tapi aku tetap berusaha
kamu menyiramku dengan air surga..
lalu meneteskan setitik nila walau tak berbahaya
kau mengerti sakitku?
kau mengerti lelahku menahan suara bangsat-bangsat beretika?
aku tak peduli pada mereka
seberapapun kuatnya hentakan yang kudengar
aku berlalu.. demi bahagiaku..
ini bagian yang tak kamu sadari...
bagian dari sebuah hati yang sudah tergores ratusan luka
bagian dari hati yang menumbuhkan tunas rasa kembali...
TAPI AKU TETAP BERUSAHA
walau lelah, walau tertatih
AKU MEMILIH BERTAHAN
karena harus mempertahankan apa yang kupunya
meski tak tahu ujungnya..
slalu ku ambil kesempatan yang ada
apa yang kamu inginkan?
kamu lelah? ingin menyerah?
Kamis, 21 Mei 2009
aku memaafkanmu
aku memaafkanmu.. atas segala kejujuran yang kutahu belakangan
aku memaafkanmu.. seperti air yang menghapus debu
aku memaafkanmu.. jika saja aku tahu semua
aku memaafkanmu.. atas semua yang membodohiku
aku memaafkanmu.. karena cinta
aku memaafkanmu.. karena sayang
tapi tak akan kumaafkan kamu.. jika dusta terus berulang
dan tak akan kumaafkan kamu.. jika bangkai terus kau kubur
aku memaafkanmu.. seperti air yang menghapus debu
aku memaafkanmu.. jika saja aku tahu semua
aku memaafkanmu.. atas semua yang membodohiku
aku memaafkanmu.. karena cinta
aku memaafkanmu.. karena sayang
tapi tak akan kumaafkan kamu.. jika dusta terus berulang
dan tak akan kumaafkan kamu.. jika bangkai terus kau kubur
cinta..
cintaku.. tunggu aku..
dikala sinar metari menggenang di ufuk barat
disaat tangis membanjir dalam separuh nafas
tunggu aku....
sampai datang yang terlarang...
lalu lantahkan semua kerinduan..
meski terlarang...
aku tak bisa hentikan...
bisakah kau menungguku?
dikala sinar metari menggenang di ufuk barat
disaat tangis membanjir dalam separuh nafas
tunggu aku....
sampai datang yang terlarang...
lalu lantahkan semua kerinduan..
meski terlarang...
aku tak bisa hentikan...
bisakah kau menungguku?
Senin, 18 Mei 2009
Yang tersisihkan..
Aku telah menjadi yang tersisihkan, saat waktumu berlalu bersama hantu kehidupan. Aku telah menjadi yang tersisihkan, ketika keadaan bukan lagi berpihak padaku. Aku telah menjadi yang tersisihkan, karena harimu telah terisi kelelahan. Aku telah menjadi yang tersisihkan, ketika tak menemukan dirimu ada untukku. Aku telah menjadi yg tersisihkan. Ketika hidupmu tak lagi untukmu. Aku telah menjadi yang tersisihkan, ketika tersadar bahwa aku lah yang hilang..tanpa pegangan..tanpa dirimu..
Minggu, 17 Mei 2009
Why this sad..
Aku harus berjalan sendiri, ketika kamu tak bs temaniku stiap saat lg.
Aku harus bertarung sendiri, saat aku tahu kau pun berjuang untuk hidupmu.
Aku tetap melawan hari, dan setiap duri yang menusuk hati.
Namun aku tak bisa menentang hati, dan cintaku tak mau mati..meski jauh, meski menanti..
Aku harus bertarung sendiri, saat aku tahu kau pun berjuang untuk hidupmu.
Aku tetap melawan hari, dan setiap duri yang menusuk hati.
Namun aku tak bisa menentang hati, dan cintaku tak mau mati..meski jauh, meski menanti..
Sabtu, 16 Mei 2009
Walaupun..
Ketika aku bersamamu, tak ingin bahagiaku direnggut siapapun.
Ketika aku bersamamu, tak gentar lajuku walau lemah, walau terseok sepanjang jalan yg berkelok.
Ketika kau melambaikan tanganmu, mereka pun menghadang, menggerombol, menyatu padu hingga kelam sluruh pikirku,sampai buntu akalku. Namun aku belum menyerah..meski lemah
Ketika aku bersamamu, tak gentar lajuku walau lemah, walau terseok sepanjang jalan yg berkelok.
Ketika kau melambaikan tanganmu, mereka pun menghadang, menggerombol, menyatu padu hingga kelam sluruh pikirku,sampai buntu akalku. Namun aku belum menyerah..meski lemah
Minggu, 10 Mei 2009
kebahagiaanku yang terbatas...

kamu adalah kebahagiaanku yang terbatas
kamu datang ketika aku haus cinta
seperti oasis di padang gurun
tapi keterbatasan tiada akhir mendekapmu
merenggut dan menarikmu dalam dunia milikmu
aku rapuh dalam keterbatasanku
tersangga oleh sebuah kesabaran dan harapan yang membumbung tinggi
sampai pada akhirnya entah apa yang didapat
aku hanya bisa memilikimu dengan terbatas
sekalipun ego ku memuncak dan bertanya kenapa tak bisa memilikimu seutuhnya
aku hanya bisa bersabar dengan keterbatasan
dan menelan sakit pedih pahitnya keterbatasan itu
kamu milik duniamu
dan aku adalah milik kekosongan
aku menangis dengan kekosongan
aku terisak dengan kesepian
dan aku rapuh dengan keterbatasan
sampai membenci diriku sendiri
sampai melambung menyusuri jejak khayalan yang tak bisa ku kendalikan
sampai kulihat kenyataan yang terbatas
kamu adalah cintaku yang nyata
namun kamu adalah kebahagiaanku yang terbatas
karena tak bisa seluruhnya kumiliki
tak bisa slamanya kusentuh...
aku mencintaimu...walaupun dibatasi dunia
ukecintaseme
pandang dan dengarkan!!
jangan anggap aku angin karena aku tak datang dan berlalu
aku tak lelah menyayangimu..
aku tak lelah mencintaimu...
tapi jangan anggap aku hanya berputar disekitarmu...
jika memang perasaanmu untukku
lihat bahwa aku ada..
dengar bahwa aku nyata..
aku bukan bayangan yang tak kasat mata..
aku bukan ilusi suara yang menggema..
aku hanya ingin kau rasakan...
hanya ingin kau tahu aku ada..
jangan tak kau hiraukan aku seperti mereka
karena aku lelah tak terlihat
aku lelah tak dirasa
aku lelah jadi batu yang teracuhkan
aku hampir kalah dalam kehidupan..
jangan tenggelamkan aku dalam kematian rasa..
aku tak lelah menyayangimu..
aku tak lelah mencintaimu...
tapi jangan anggap aku hanya berputar disekitarmu...
jika memang perasaanmu untukku
lihat bahwa aku ada..
dengar bahwa aku nyata..
aku bukan bayangan yang tak kasat mata..
aku bukan ilusi suara yang menggema..
aku hanya ingin kau rasakan...
hanya ingin kau tahu aku ada..
jangan tak kau hiraukan aku seperti mereka
karena aku lelah tak terlihat
aku lelah tak dirasa
aku lelah jadi batu yang teracuhkan
aku hampir kalah dalam kehidupan..
jangan tenggelamkan aku dalam kematian rasa..
Kamis, 07 Mei 2009
namun...
aku terbiasa denganmu, sampai tak biasa tanpamu
aku terbiasa denganmu, sampai tak biasa sendiri
aku terbiasa denganmu, sampai tak lihat semua sisi
aku memeras tetes demi tetes air mata
sampai terbiasa dengan sakitku
tapi aku tetap tak terbiasa tanpamu
aku mengukur jarak dan waktu
sampai terbiasa dengan sepiku..
tapi tetap aku tak terbiasa tanpamu..
aku menelan suap demi suap nasi
sampai lelah untuk menelan
tapi tetap aku tak terbiasa tanpamu..
aku tak terbiasa tanpamu, sampai aku lupa diri
aku tak terbiasa tanpamu, sampai aku lupa berdiri
aku terbiasa denganmu, sampai tak sadar kau bukan hanya milikku
ukecintaseme
aku terbiasa denganmu, sampai tak biasa sendiri
aku terbiasa denganmu, sampai tak lihat semua sisi
aku memeras tetes demi tetes air mata
sampai terbiasa dengan sakitku
tapi aku tetap tak terbiasa tanpamu
aku mengukur jarak dan waktu
sampai terbiasa dengan sepiku..
tapi tetap aku tak terbiasa tanpamu..
aku menelan suap demi suap nasi
sampai lelah untuk menelan
tapi tetap aku tak terbiasa tanpamu..
aku tak terbiasa tanpamu, sampai aku lupa diri
aku tak terbiasa tanpamu, sampai aku lupa berdiri
aku terbiasa denganmu, sampai tak sadar kau bukan hanya milikku
ukecintaseme
forgive me for this tears....
forgive me for all this ego i have
forgive me for what i've grown inside my mind
forgive me for all the selfish i have
and forgive me....for i forgot..that u are not only belong to me....
i'm blinded by this desire...
i'm deaf by this beating they called love..
i'm shut...by this aches of my own destiny..
forgive me...for i forgot...that u are not only belong to me....
ukecintaseme
forgive me for what i've grown inside my mind
forgive me for all the selfish i have
and forgive me....for i forgot..that u are not only belong to me....
i'm blinded by this desire...
i'm deaf by this beating they called love..
i'm shut...by this aches of my own destiny..
forgive me...for i forgot...that u are not only belong to me....
ukecintaseme
Minggu, 03 Mei 2009
langit sore kemarin...

semburat senja mekar melenggang di singsing cakrawala
berharap aku pada sebiduk bintang yang temaram bersinar di utara
aku suka bintang senja
sejak kau menyukai birunya langit
aku suka senyuman mega
sejak kau menyukai gumpalan awan
ingat saat kita berjalan menapaki jalan stapak di belakang asrama,
digenggam dekapan tangan asmara...
aku suka cinta saat kutatap senja
walau hanya bisa berharap lemah pada biduk bintang temaram di langit senja
ukecintaseme
jika kelak...

kelak jika aku tak kuasa menahanmu pergi,
doakan aku agar tak mati..
hantarkan sepi agar ku sendiri..
biar lelah menahan perih,
lalu lunglai tertunduk hati.
kelak jika nanti aku resah,
doakan aku agar tak lengah,
mimpikan aku agar tak lemah..
sgala kenangan melumah..
merentak hati yang tertusuk panah..
doakan aku agar tak resah...
ukecintaseme
Langganan:
Komentar (Atom)

